ypirt_web

Semangat Berbuah Prestasi! Siswa MI Roudlotut Tholibin Raih Juara 3 Lompat Jauh Putra di PASITA CUP V 2026

      Banjarejo, 5 Agustus 2026 – Semangat juang yang ditunjukkan kontingen MI Roudlotut Tholibin pada Kejuaraan Atletik Antar Pelajar PASITA CUP V Tahun 2026 Tingkat Kabupaten akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Setelah mengikuti berbagai cabang perlombaan di Stadion Rejoagung, salah satu siswa MI Roudlotut Tholibin berhasil meraih Juara 3 cabang Lompat Jauh Putra atas nama Naufal Zaqwan Al Ghifari.       Prestasi tersebut menjadi kabar gembira bagi keluarga besar madrasah, mengingat kejuaraan ini diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah tingkat kabupaten dengan persaingan yang berlangsung cukup ketat. Melalui penampilan yang penuh semangat dan percaya diri, siswa MI Roudlotut Tholibin mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil menempati posisi ketiga pada nomor lompat jauh putra.       Keberhasilan ini tidak lepas dari proses latihan yang dijalani dengan disiplin serta dukungan dari para guru, pembina, dan orang tua. Selain kemampuan teknik dalam perlombaan, semangat pantang menyerah dan sportivitas yang ditunjukkan selama pertandingan menjadi nilai penting yang patut diapresiasi. Pengalaman bertanding di ajang tingkat kabupaten juga menjadi bekal berharga untuk terus mengembangkan potensi dan meningkatkan prestasi di masa mendatang.       Bagi MI Roudlotut Tholibin, setiap prestasi siswa merupakan hasil dari sinergi antara pembinaan madrasah, dukungan keluarga, dan kerja keras peserta didik itu sendiri. Madrasah terus berkomitmen memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, sehingga mampu melahirkan generasi yang berprestasi, percaya diri, dan berkarakter.       Raihan Juara 3 Lompat Jauh Putra ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa MI Roudlotut Tholibin untuk terus berani mencoba, tekun berlatih, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita. Semoga prestasi yang diraih pada PASITA CUP V Tahun 2026 menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi serta semakin mengharumkan nama MI Roudlotut Tholibin di berbagai ajang kompetisi berikutnya.

Semangat Berbuah Prestasi! Siswa MI Roudlotut Tholibin Raih Juara 3 Lompat Jauh Putra di PASITA CUP V 2026 Read More »

Semangat Berkompetisi! 27 Siswa MI Roudlotut Tholibin Berlaga di Kejuaraan Atletik PASITA CUP V 2026

      Banjarejo, 5 Agustus 2026 – Semangat pantang menyerah kembali ditunjukkan oleh peserta didik MI Roudlotut Tholibin. Sebanyak 27 siswa turut ambil bagian dalam Kejuaraan Atletik Antar Pelajar PASITA CUP V Tahun 2026 Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan di Stadion Rejoagung, Rabu (5/8). Keikutsertaan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa, khususnya di bidang olahraga.       Dalam kejuaraan yang diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah di tingkat kabupaten tersebut, para siswa MI Roudlotut Tholibin mengikuti berbagai nomor perlombaan atletik dengan penuh antusias. Sejak awal pertandingan, mereka tampil percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaik hasil dari latihan yang telah dijalani bersama para pembina. Meski persaingan berlangsung ketat, semangat sportivitas dan kebersamaan tetap menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi oleh seluruh peserta.       Keikutsertaan dalam PASITA CUP V bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi para siswa. Melalui kompetisi ini, mereka belajar tentang pentingnya disiplin, kerja keras, keberanian menghadapi tantangan, serta menghargai setiap proses dalam meraih hasil terbaik. Pengalaman bertanding di tingkat kabupaten juga menjadi bekal berharga untuk meningkatkan rasa percaya diri dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.       Bagi MI Roudlotut Tholibin, setiap kegiatan yang diikuti siswa merupakan bagian dari proses pendidikan yang utuh. Madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berupaya mengembangkan potensi peserta didik di berbagai bidang, termasuk olahraga. Dukungan dari guru, pelatih, dan orang tua menjadi kekuatan penting dalam mendorong siswa agar terus berkembang sesuai bakat dan minat yang dimiliki.       Melalui keikutsertaan 27 atlet muda dalam Kejuaraan Atletik Antar Pelajar PASITA CUP V Tahun 2026 ini, MI Roudlotut Tholibin berharap semangat berprestasi dan sportivitas terus tumbuh di kalangan peserta didik. Setiap langkah yang mereka tempuh di lintasan pertandingan adalah bukti bahwa keberanian untuk mencoba, kemauan untuk berlatih, dan tekad untuk terus berkembang merupakan fondasi utama dalam meraih kesuksesan, baik di bidang olahraga maupun dalam kehidupan.

Semangat Berkompetisi! 27 Siswa MI Roudlotut Tholibin Berlaga di Kejuaraan Atletik PASITA CUP V 2026 Read More »

MI Roudlotut Tholibin Perkuat Kompetensi Guru Melalui Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter

Banjarejo, 10 Juli 2026 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat profesionalisme tenaga pendidik, MI Roudlotut Tholibin di bawah naungan LPI Roudlotut Tholibin menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter yang diikuti oleh seluruh Bapak dan Ibu Guru pada Jumat (10/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter yang menjadi landasan utama pendidikan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, guru dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, menarik, dan bermakna bagi peserta didik. Workshop menghadirkan dua narasumber dari Departemen Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang (UM) yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi guru. Pada sesi pertama, Dr. Nur Atikah, M.Si. menyampaikan materi bertajuk “Pendidikan Karakter: Budaya Karakter Berbasis Cinta.” Beliau menjelaskan bahwa pendidikan karakter harus menjadi budaya yang tumbuh dalam setiap aktivitas di lingkungan sekolah. Guru memiliki peran sentral dalam membentuk kebiasaan baik melalui keteladanan, komunikasi yang santun, serta pembiasaan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Menurut beliau, budaya karakter berbasis cinta merupakan pendekatan yang menempatkan kasih sayang, penghargaan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab sebagai dasar dalam membangun hubungan antara guru dan peserta didik. Dengan lingkungan belajar yang positif, peserta didik tidak hanya berkembang dari sisi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan. Sesi kedua dilanjutkan oleh Dr. Anita Dewi Utami, M.Pd. yang membawakan materi “Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital.” Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan teknologi memberikan peluang besar bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Beliau juga mengajak para guru untuk memanfaatkan berbagai media pembelajaran digital sebagai sarana meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Penggunaan media yang dirancang secara tepat tidak hanya mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik, tetapi juga membantu guru menyampaikan materi dengan lebih menarik dan mudah dipahami. Selama workshop berlangsung, suasana diskusi terasa hidup dan interaktif. Para guru aktif berdialog, bertukar pengalaman, serta berbagi praktik baik dalam mengembangkan pembelajaran di kelas. Antusiasme peserta menunjukkan semangat untuk terus meningkatkan kompetensi sebagai pendidik profesional yang siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Melalui kegiatan ini, MI Roudlotut Tholibin berharap seluruh guru mampu mengimplementasikan berbagai wawasan dan keterampilan yang diperoleh dalam proses pembelajaran sehari-hari. Penguatan pendidikan karakter yang dipadukan dengan pemanfaatan media pembelajaran digital diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih inovatif, menyenangkan, serta tetap berorientasi pada pembentukan akhlak mulia peserta didik. Workshop ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan LPI Roudlotut Tholibin dalam membangun budaya belajar bagi para pendidik. Dengan guru yang terus mengembangkan kompetensi, madrasah optimis dapat menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu mencetak generasi yang unggul, berprestasi, serta berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Islam. Melalui semangat belajar sepanjang hayat, kolaborasi, dan inovasi, MI Roudlotut Tholibin berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi tantangan di masa depan.

MI Roudlotut Tholibin Perkuat Kompetensi Guru Melalui Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter Read More »

RA Nurul Huda Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter

Banjarejo, 10 Juli 2026 — Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, RA Nurul Huda di bawah naungan LPI Roudlotut Tholibin menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter yang diikuti oleh seluruh Bapak dan Ibu Guru pada Jumat (10/07/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus mendukung pengembangan kompetensi guru agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai karakter sebagai fondasi utama dalam pendidikan anak usia dini. Workshop menghadirkan dua narasumber dari Departemen Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang (UM) yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pendidikan. Sesi pertama diisi oleh Dr. Nur Atikah, M.Si. dengan materi “Pendidikan Karakter: Budaya Karakter Berbasis Cinta.” Dalam paparannya, beliau mengajak para guru untuk memandang pendidikan karakter sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar. Menurut beliau, setiap interaksi antara guru dan peserta didik merupakan kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai positif yang akan membentuk kepribadian anak di masa depan. Beliau menjelaskan bahwa budaya karakter berbasis cinta dapat diwujudkan melalui keteladanan, komunikasi yang penuh empati, penghargaan terhadap setiap peserta didik, serta pembiasaan sikap-sikap positif di lingkungan sekolah. Dengan menciptakan suasana belajar yang hangat dan penuh kasih sayang, anak akan merasa aman, nyaman, dan lebih mudah mengembangkan potensi yang dimilikinya. Materi ini memberikan penguatan kepada para guru bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga dari tumbuhnya karakter yang baik, seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Pada sesi berikutnya, Dr. Anita Dewi Utami, M.Pd. menyampaikan materi mengenai “Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital.” Beliau menekankan pentingnya guru memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Melalui berbagai contoh implementasi media pembelajaran digital, para peserta diajak untuk memahami bagaimana teknologi dapat digunakan secara efektif dalam mendukung proses pembelajaran. Pengembangan media yang interaktif tidak hanya mampu meningkatkan perhatian peserta didik, tetapi juga dapat membantu guru menyampaikan materi secara lebih mudah dipahami dan menyenangkan. Diskusi yang berlangsung selama workshop memberikan kesempatan kepada para guru untuk bertukar pengalaman serta menggali berbagai ide kreatif yang dapat diterapkan di kelas. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan berbagai refleksi yang muncul selama kegiatan berlangsung. Bagi RA Nurul Huda, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi penting dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Guru yang terus belajar dan mengembangkan diri akan mampu menciptakan pembelajaran yang tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga tetap berpijak pada nilai-nilai moral dan karakter yang menjadi ciri khas lembaga. Melalui workshop ini, diharapkan seluruh Bapak dan Ibu Guru RA Nurul Huda dapat mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam proses pembelajaran sehari-hari. Perpaduan antara pemanfaatan media pembelajaran digital dan penguatan pendidikan karakter diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, menyenangkan, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. RA Nurul Huda bersama LPI Roudlotut Tholibin akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pengembangan profesional bagi tenaga pendidik sebagai langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berkarakter. Dengan semangat belajar, berinovasi, dan berkolaborasi, diharapkan seluruh guru mampu menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

RA Nurul Huda Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter Read More »

PAUD Bina Insan Cendekia Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter

Banjarejo, 10 Juli 2026 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kompetensi tenaga pendidik, PAUD Bina Insan Cendekia di bawah naungan LPI Roudlotut Tholibin menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter pada Jumat (10/07/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Bapak dan Ibu Guru PAUD Bina Insan Cendekia sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai karakter. Perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Guru dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, interaktif, dan bermakna. Di sisi lain, penguatan karakter tetap menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Atas dasar inilah workshop ini diselenggarakan sebagai wadah untuk memperkaya wawasan sekaligus meningkatkan kompetensi para pendidik. Workshop menghadirkan dua narasumber dari Departemen Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang (UM) yang memiliki pengalaman luas di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi guru. Pada sesi pertama, Dr. Nur Atikah, M.Si. menyampaikan materi bertajuk “Pendidikan Karakter: Budaya Karakter Berbasis Cinta.” Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa pendidikan karakter merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembelajaran. Guru memiliki peran penting sebagai teladan bagi peserta didik dalam membangun budaya sekolah yang positif melalui sikap, perilaku, dan komunikasi yang penuh kasih sayang. Beliau juga menekankan bahwa budaya karakter berbasis cinta tidak hanya diwujudkan melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang dibangun setiap hari di lingkungan sekolah. Nilai-nilai seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, serta saling menghormati menjadi bekal penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia dini. Memasuki sesi kedua, peserta mendapatkan materi mengenai “Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital” yang disampaikan oleh Dr. Anita Dewi Utami, M.Pd. Beliau mengajak para guru untuk terus berinovasi dalam merancang media pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital. Dalam penyampaiannya, Dr. Anita menjelaskan bahwa media pembelajaran digital bukan sekadar memanfaatkan perangkat teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat menjadi sarana yang efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, meningkatkan partisipasi peserta didik, serta membantu guru menyampaikan materi secara lebih mudah dipahami. Para peserta juga memperoleh berbagai inspirasi mengenai pengembangan media pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan di kelas. Diskusi yang berlangsung secara interaktif memberikan kesempatan kepada para guru untuk saling berbagi pengalaman sekaligus menggali berbagai solusi dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Antusiasme Bapak dan Ibu Guru PAUD Bina Insan Cendekia terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Berbagai pertanyaan, diskusi, dan refleksi yang disampaikan peserta menunjukkan semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi sebagai pendidik profesional. Suasana workshop berlangsung hangat, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi sehingga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, PAUD Bina Insan Cendekia berharap seluruh guru mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh ke dalam proses pembelajaran sehari-hari. Penggunaan media pembelajaran digital yang inovatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, sementara penguatan pendidikan karakter menjadi landasan dalam membentuk peserta didik yang cerdas, mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki rasa cinta terhadap sesama. Workshop ini menjadi salah satu langkah nyata LPI Roudlotut Tholibin dalam membangun budaya belajar sepanjang hayat bagi para pendidik. Dengan guru yang terus meningkatkan kompetensinya, lembaga optimis mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di masa depan. Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan penguatan karakter, PAUD Bina Insan Cendekia berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, inspiratif, serta mampu mengantarkan peserta didik menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa.

PAUD Bina Insan Cendekia Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter Read More »

MATAMUDA 2026: Awal Perjalanan Membangun Karakter dan Semangat Belajar Peserta Didik Baru LPI Roudlotut Tholibin

Banjarejo, 13 Juli 2026 — Hari pertama memasuki lingkungan sekolah merupakan langkah awal yang penuh makna bagi setiap peserta didik. Di balik rasa penasaran, semangat, dan sedikit rasa gugup, tersimpan harapan besar untuk memulai perjalanan pendidikan yang akan membentuk karakter, pengetahuan, dan masa depan mereka. Untuk menyambut momen istimewa tersebut, LPI Roudlotut Tholibin menyelenggarakan MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada 13–18 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru dari PAUD Bina Insan Cendekia, RA Nurul Huda, dan MI Roudlotut Tholibin sebagai bagian dari proses adaptasi mereka terhadap lingkungan belajar yang baru. Lebih dari sekadar kegiatan orientasi, MATAMUDA dirancang untuk membantu peserta didik mengenal budaya madrasah, para pendidik, teman-teman baru, serta berbagai aktivitas yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka selama menempuh pendidikan. Selama enam hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan ramah anak. Beragam aktivitas interaktif, permainan edukatif, pengenalan lingkungan sekolah, pembiasaan nilai-nilai karakter, hingga kegiatan yang menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian menjadi bagian dari pengalaman belajar pertama mereka di LPI Roudlotut Tholibin. Melalui pendekatan yang hangat dan menyenangkan, para guru berupaya menciptakan suasana belajar yang membuat setiap peserta didik merasa diterima, dihargai, dan nyaman berada di lingkungan sekolah. Dengan demikian, proses adaptasi dapat berlangsung lebih mudah sehingga anak-anak mampu mengikuti kegiatan pembelajaran dengan penuh semangat sejak hari pertama. Pelaksanaan MATAMUDA juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya positif yang menjadi ciri khas LPI Roudlotut Tholibin. Nilai-nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta semangat belajar ditanamkan sejak awal sebagai bekal dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan berprestasi. Melalui kegiatan ini, LPI Roudlotut Tholibin kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi setiap peserta didik. MATAMUDA diharapkan menjadi awal yang menyenangkan bagi seluruh murid baru untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, berkarakter, serta siap menjalani proses belajar dengan penuh antusias. Selamat datang kepada seluruh peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Semoga langkah pertama di LPI Roudlotut Tholibin menjadi awal dari perjalanan belajar yang penuh inspirasi, prestasi, dan keberkahan.

MATAMUDA 2026: Awal Perjalanan Membangun Karakter dan Semangat Belajar Peserta Didik Baru LPI Roudlotut Tholibin Read More »

Departemen Pendidikan IPA UM Gandeng LPI Roudlotut Tholibin Gelar Pelatihan Guru Berbasis STEM Melalui Kemitraan Pendidikan untuk Penguatan Kapasitas Pembelajaran Inovatif

Banjarejo, 11 Juli 2026 —Departemen Pendidikan IPA, Program Studi S2 Pendidikan IPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang (UM) Bersama Lembaga Pendidikan Islam Roudlotut Tholibin menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan standar pendidikan nasional melalui kategori kegiatan pengabdian masyarakat berbasis keilmuan. Kegiatan ini didasari oleh urgensi transformasi pedagogik di lembaga pendidikan swasta yang seringkali menghadapi tantangan dalam mengakses inovasi kurikulum terbaru. Sebagai solusi, UM menginisiasi langkah strategis untuk menyediakan pendidikan terjangkau bagi tenaga pendidik di daerah melalui integrasi pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan ulang kompetensi pedagogik guru agar selaras dengan tuntutan abad ke-21. Melalui orientasi pembelajaran sepanjang hayat, workshop ini membekali peserta dengan keterampilan teknis dalam menyusun desain instruksional yang kreatif, kontekstual, dan berpusat pada siswa, sehingga tercipta ekosistem akses pembelajaran yang berkualitas dan merata di tingkat lokal. Workshop dilaksanakan secara intensif pada tanggal 11 November 2026 berlokasi di Lembaga Pendidikan Islam Roudlotut Tholibin, Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Menggunakan metodologi workshop partisipatif dengan total 8 jam pelatihan, rangkaian acara meliputi sesi pemaparan materi oleh pakar, simulasi praktikum STEM, hingga pertukaran pengetahuan antar peserta untuk membedah studi kasus pembelajaran di kelas. Program ini melibatkan kolaborasi tim pelaksana yang terdiri dari 2 dosen pakar, Erni Yulianti, Ph.D. dan Nurul Hidayat, Ph.D., serta dibantu oleh 4 mahasiswa. Sebanyak 40 Guru LPI Roudlotut Tholibin menerima manfaat pelatihan ini. Secara kuantitatif, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep integrasi STEM antar-disiplin, serta dihasilkannya setidaknya empat kegitan pembelajaran inovatif yang siap diimplementasikan. Dalam kesempatan tersebut, Aminudin Kahfi selaku Kepala Sekolah memberikan apresiasinya: “Workshop Pengembangan Pembelajaran Inovatif STEM ini adalah yang pertama kali bagi kami. Semua guru sangat antusias dan bersemangat untuk mengimplementasikan pembelajaran STEM di kelas. Kami berharap kegiatan pendampingan bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran STEM di kelas-kelas kami sangat kami nantikan untuk kemajuan pendidikan di YPI Roudlatut Tholibin.” Kegiatan ini memberikan kontribusi mendalam pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) khususnya Target 4.c melalui pelatihan guru yang terstandarisasi. Selain itu, workshop ini menyisipkan Edukasi perubahan iklim sebagai tema proyek STEM, sejalan dengan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) Target 13.3. Melalui kemitraan pendidikan yang dijalin bersama Aminudin Kahfi dari pihak yayasan, UM memperkuat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) Target 17.16 tentang kemitraan multi-pihak. Penguatan kapasitas ini didesain sebagai rencana keberlanjutan melalui kolaborasi berkelanjutan guna memastikan pertukaran pengetahuan tidak terhenti pada satu sesi pelatihan saja. Tantangan utama yang diidentifikasi di lapangan adalah keterbatasan sarana laboratorium pendukung di lokasi mitra untuk skala eksperimen yang kompleks. Sebagai rekomendasi pemecahan masa depan, perlu disusun modul STEM berbasis material lingkungan sekitar (low-cost material) dan penyediaan platform pendampingan daring pasca-pelatihan untuk menjaga konsistensi implementasi kurikulum inovatif.

Departemen Pendidikan IPA UM Gandeng LPI Roudlotut Tholibin Gelar Pelatihan Guru Berbasis STEM Melalui Kemitraan Pendidikan untuk Penguatan Kapasitas Pembelajaran Inovatif Read More »

Tingkatkan Kompetensi Guru, LPI Roudlotut Tholibin Gelar Workshop Penguatan Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter

Banjarejo, 10 Juli 2026 — Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di era transformasi digital, LPI Roudlotut Tholibin menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter yang diikuti oleh seluruh Bapak dan Ibu Guru di lingkungan LPI Roudlotut Tholibin. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen lembaga dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap berlandaskan pada penguatan nilai-nilai karakter. Membangun Budaya Karakter Berbasis Cinta Materi pertama disampaikan oleh Dr. Nur Atikah, M.Si., Dosen Departemen Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang, dengan tema “Pendidikan Karakter: Budaya Karakter Berbasis Cinta.” Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan bermakna. Seorang guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada peserta didik. Konsep Budaya Karakter Berbasis Cinta mengajak para pendidik untuk membangun budaya sekolah yang dipenuhi kasih sayang, penghargaan, kepedulian, tanggung jawab, serta komunikasi yang positif. Melalui budaya tersebut, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, empati yang tinggi, dan mampu hidup berdampingan dengan baik di tengah masyarakat. Para guru diajak untuk merefleksikan kembali bahwa setiap interaksi di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Keteladanan, kebiasaan baik, dan lingkungan belajar yang kondusif menjadi kunci dalam menciptakan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan manusia seutuhnya. Mengembangkan Media Pembelajaran Digital yang Kreatif dan Bermakna Pada sesi kedua, Dr. Anita Dewi Utami, M.Pd., Dosen Departemen Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang, menyampaikan materi mengenai “Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital.” Di tengah transformasi digital yang semakin pesat, guru dituntut untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik masa kini. Dalam materinya, beliau menjelaskan berbagai strategi dalam merancang media pembelajaran digital yang efektif, mulai dari proses perencanaan, pengembangan, hingga implementasi dalam kegiatan belajar mengajar. Beliau juga menekankan bahwa media pembelajaran digital bukan sekadar memanfaatkan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu mendukung tercapainya tujuan pembelajaran, meningkatkan partisipasi peserta didik, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Melalui berbagai contoh implementasi dan praktik yang aplikatif, para guru memperoleh inspirasi untuk mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di kelas. Komitmen LPI Roudlotut Tholibin dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Workshop ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen LPI Roudlotut Tholibin dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan lembaga. Guru merupakan ujung tombak pendidikan yang memiliki peran strategis dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas sekaligus membentuk karakter peserta didik. Melalui penguatan kompetensi di bidang pendidikan karakter dan pengembangan media pembelajaran digital, diharapkan seluruh Bapak dan Ibu Guru LPI Roudlotut Tholibin semakin siap menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai karakter dan akhlak mulia. Antusiasme peserta selama workshop menunjukkan semangat yang tinggi untuk terus belajar, berkembang, dan berinovasi. Diskusi yang interaktif, pertukaran pengalaman, serta berbagai wawasan yang dibagikan oleh para narasumber menjadi bekal berharga yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan. Melalui kegiatan ini, LPI Roudlotut Tholibin berharap budaya belajar bagi para pendidik terus tumbuh dan berkembang. Dengan guru yang senantiasa meningkatkan kompetensinya, kualitas pendidikan di lingkungan LPI Roudlotut Tholibin akan semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Tingkatkan Kompetensi Guru, LPI Roudlotut Tholibin Gelar Workshop Penguatan Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter Read More »

LPI Roudlotut Tholibin Siap Implementasikan Kurikulum Cambridge di Tahun Ajaran 2026/2027

Banjarejo, 14 Februari 2026 — LPI Roudlotut Tholibin di bawah Yayasan Roudlotut Tholibin Banjarejo semakin memantapkan langkah menuju pendidikan islam yang berstandar internasional melalui kegiatan verifikasi kesiapan implementasi Kurikulum Cambridge yang dilaksanakan bersama Tim International Class Program (ICP) Cambridge Centre ID110 Universitas Negeri Malang (UM) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Selain sebagai penguatan program Bilingual yang sudah berjalan sejak tahun 2024, kegiatan ini merupakan tahapan strategis dalam persiapan penerapan Kurikulum Cambridge yang direncanakan mulai diberlakukan pada penerimaan murid baru Tahun Ajaran 2026/2027. Verifikasi dilakukan secara komprehensif untuk memastikan kesiapan lembaga dalam mengimplementasikan program internasional secara optimal dan berkelanjutan. Tim verifikator dari Universitas Negeri Malang yang hadir terdiri atas Dr. Hj. Endang Sri Andayani, M.Si. dan Prof. Dr. Arif Hidayat, M.Si. selaku Kepala dan Sekretaris UPT Pengelola Sekolah Laboratorium UM, didampingi delapan anggota dari Centre ID110 UM. Proses verifikasi meliputi beberapa aspek utama, yaitu: kesiapan sarana dan prasarana pembelajaran, kesiapan sumber daya manusia (guru dan tenaga kependidikan), serta kesesuaian sistem pembelajaran dengan standar implementasi Kurikulum Cambridge. Kegiatan diakhiri dengan sesi penyampaian hasil verifikasi yang berisi evaluasi akademik serta rekomendasi pengembangan sebagai langkah penguatan mutu sebelum program resmi dijalankan. Implementasi Kurikulum Cambridge ini menandai komitmen Yayasan Roudlotut Tholibin untuk menjadi pelopor lembaga pendidikan berbasis kurikulum internasional di wilayah timur Tulungagung, sekaligus menghadirkan pendidikan yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan kompetensi global. Program ini dirancang untuk menyiapkan generasi muda menjadi calon cendekiawan Islam kelas dunia yang memiliki karakter kuat, kemampuan akademik unggul, serta daya saing internasional. Melalui program International Class Program (ICP), peserta didik akan memperoleh berbagai manfaat strategis, antara lain: pembelajaran berbasis critical thinking dan problem solving, penguatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris dalam konteks akademik, kurikulum yang diakui secara internasional, kesiapan melanjutkan studi ke jenjang pendidikan global, serta pengalaman belajar yang mendorong kreativitas, kolaborasi, dan kepemimpinan. Dengan hadirnya program ini, Yayasan Roudlotut Tholibin tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi peserta didik untuk berkembang menjadi generasi berakhlak mulia yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan verifikasi berlangsung dalam suasana akademik yang konstruktif dan kolaboratif, sekaligus menjadi momentum penting dalam perjalanan transformasi Yayasan Roudlotut Tholibin menuju madrasah unggul berstandar global.

LPI Roudlotut Tholibin Siap Implementasikan Kurikulum Cambridge di Tahun Ajaran 2026/2027 Read More »

Scroll to Top