MI Roudlotut Tholibin Perkuat Kompetensi Guru Melalui Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter

Banjarejo, 10 Juli 2026 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat profesionalisme tenaga pendidik, MI Roudlotut Tholibin di bawah naungan LPI Roudlotut Tholibin menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital dan Pendidikan Karakter yang diikuti oleh seluruh Bapak dan Ibu Guru pada Jumat (10/07/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter yang menjadi landasan utama pendidikan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, guru dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, menarik, dan bermakna bagi peserta didik.

Workshop menghadirkan dua narasumber dari Departemen Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang (UM) yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi guru.

Pada sesi pertama, Dr. Nur Atikah, M.Si. menyampaikan materi bertajuk “Pendidikan Karakter: Budaya Karakter Berbasis Cinta.” Beliau menjelaskan bahwa pendidikan karakter harus menjadi budaya yang tumbuh dalam setiap aktivitas di lingkungan sekolah. Guru memiliki peran sentral dalam membentuk kebiasaan baik melalui keteladanan, komunikasi yang santun, serta pembiasaan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut beliau, budaya karakter berbasis cinta merupakan pendekatan yang menempatkan kasih sayang, penghargaan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab sebagai dasar dalam membangun hubungan antara guru dan peserta didik. Dengan lingkungan belajar yang positif, peserta didik tidak hanya berkembang dari sisi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Dr. Anita Dewi Utami, M.Pd. yang membawakan materi “Penguatan Kompetensi Pengembangan Media Pembelajaran Digital.” Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan teknologi memberikan peluang besar bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.

Beliau juga mengajak para guru untuk memanfaatkan berbagai media pembelajaran digital sebagai sarana meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Penggunaan media yang dirancang secara tepat tidak hanya mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik, tetapi juga membantu guru menyampaikan materi dengan lebih menarik dan mudah dipahami.

Selama workshop berlangsung, suasana diskusi terasa hidup dan interaktif. Para guru aktif berdialog, bertukar pengalaman, serta berbagi praktik baik dalam mengembangkan pembelajaran di kelas. Antusiasme peserta menunjukkan semangat untuk terus meningkatkan kompetensi sebagai pendidik profesional yang siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

Melalui kegiatan ini, MI Roudlotut Tholibin berharap seluruh guru mampu mengimplementasikan berbagai wawasan dan keterampilan yang diperoleh dalam proses pembelajaran sehari-hari. Penguatan pendidikan karakter yang dipadukan dengan pemanfaatan media pembelajaran digital diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih inovatif, menyenangkan, serta tetap berorientasi pada pembentukan akhlak mulia peserta didik.

Workshop ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan LPI Roudlotut Tholibin dalam membangun budaya belajar bagi para pendidik. Dengan guru yang terus mengembangkan kompetensi, madrasah optimis dapat menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu mencetak generasi yang unggul, berprestasi, serta berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Melalui semangat belajar sepanjang hayat, kolaborasi, dan inovasi, MI Roudlotut Tholibin berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi tantangan di masa depan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × four =

Scroll to Top